Bab 1 dari 6 · 15 menit

Pengenalan Vue.js

Vue.js merupakan framework JavaScript progresif yang didesain secara khusus untuk membangun antarmuka web modern dan Single Page Application yang interaktif. Kata progresif di sini bermakna bahwa kamu dapat mengadopsi framework ini secara fleksibel dan bertahap. Jika kamu hanya ingin menyisipkan sedikit interaktivitas dinamis pada dokumen HTML statis yang sudah ada, kamu cukup memuat Vue layaknya library pendukung. Namun, jika kamu hendak merancang aplikasi skala besar tingkat enterprise, Vue siap bertindak sebagai fondasi utama aplikasi kamu dengan dukungan ekosistem perkakas yang sangat lengkap.

Prinsip kerja Vue berakar pada dua pilar utama, yaitu declarative rendering dan arsitektur berbasis komponen. Melalui declarative rendering, kamu tidak perlu lagi menyusun langkah instruksi manipulasi Document Object Model secara manual. Kamu cukup mendeskripsikan kondisi tampilan yang diinginkan berdasarkan data status aplikasi, lalu Vue akan menyinkronkan tampilan visual secara otomatis begitu nilai datanya berubah. Sementara itu, pendekatan berbasis komponen membagi seluruh struktur antarmuka menjadi bagian-bagian terisolasi yang dapat digunakan kembali, mudah diuji, dan tertata rapi.

Peta Materi Pembelajaran

Sejarah perkembangan Vue dimulai pada tahun 2014 ketika Evan You, seorang mantan insinyur Google, memperkenalkan Vue sebagai proyek personal. Evan terinspirasi dari fitur data binding deklaratif pada AngularJS namun berkeinginan menciptakan alat yang jauh lebih ringan dan ringkas. Popularitas Vue melejit pesat pada tahun 2016 bersamaan dengan rilisnya Vue versi 2 yang memperkenalkan arsitektur Virtual DOM sehingga mulai diadopsi oleh korporasi global seperti Alibaba dan Xiaomi. Lompatan teknologi berikutnya tiba pada tahun 2020 saat Vue 3 dengan nama sandi One Piece diluncurkan. Di versi ini, kode sumber Vue ditulis ulang sepenuhnya menggunakan TypeScript, memperkenalkan paradigma Composition API, dan mengganti mekanisme pendeteksi perubahan dengan JavaScript Proxy yang jauh lebih efisien.

Sejarah dan Karakteristik Vue

Pada lanskap framework front-end modern saat ini, Vue berdiri berdampingan dengan React dan Angular. Dibandingkan dengan React yang murni berbentuk library antarmuka berukuran sekitar 45 KB atau Angular yang merupakan framework opiniated penuh berukuran sekitar 150 KB, runtime Vue berbobot amat ramping, yakni berkisar pada 34 KB terkompresi gzip. Vue menyajikan kurva belajar yang sangat ramah bagi pemula karena masih mempertahankan standar HTML dan sintaks direktif. Selain itu, Vue menawarkan ekosistem perkakas resmi yang sangat solid seperti Vite untuk dev server dan build tool berkecepatan tinggi, Pinia sebagai pengelola state resmi, Vue Router untuk navigasi halaman, hingga Vitest untuk pengujian kode.

Cek pemahaman

  1. 1. Berapakah ukuran bundle runtime Vue.js dalam kondisi kompresi gzip?

  2. 2. Vue.js merupakan framework yang pertama kali diciptakan oleh Evan You pada tahun 2014.

  3. 3. Manakah library resmi yang ditunjuk sebagai standar manajemen state aplikasi pada Vue 3?