- Bab 6 dari 6
- 30 menit
- 1 latihan kode
- 4 soal kuis
Menuju Agentic Engineering dan Latihan
Di bab ini (7 bagian)
Tujuan bab ini
- Memahami pergeseran dari vibe coding menuju agentic engineering.
- Mengenal lima skill yang makin bernilai di era AI.
- Menulis pemeriksaan kasus tepi untuk menilai kode AI secara kritis.
- Memilih level latihan langsung yang sesuai kemampuanmu.
Lima skill yang makin bernilai
- Berpikir produk. Memahami masalah pengguna dan menulis spesifikasi yang jelas.
- Arsitektur sistem. Merancang struktur yang bisa dirawat dan dikembangkan.
- Review kode dan keamanan. Menilai hasil AI secara kritis sebelum dirilis.
- Pengujian dan observability. Membuktikan aplikasi benar dan memantaunya setelah rilis.
- Mengarahkan agen. Memberi konteks, batasan, dan tujuan yang tepat untuk AI.
Perhatikan bahwa kelimanya berkaitan dengan menentukan arah dan menjamin mutu. Tidak ada satu pun yang berbunyi "mengetik kode lebih cepat". Ini kabar baik untuk kamu yang sedang belajar: skill ini bisa dilatih sejak sekarang, bahkan pada proyek kecil.
Melatih skill review: berpikir kasus tepi
Skill ketiga dan keempat paling mudah dilatih lewat satu kebiasaan: setiap kali menerima fungsi dari AI, tanyakan "input apa yang bisa membuat fungsi ini salah?". Input seperti itu disebut kasus tepi (edge case).
Ingat fungsi rataRata dari bab pertama:
Daftar kasus tepi yang patut dicoba:
| Input | Hasil kode AI | Masalah |
|---|---|---|
[] | NaN | Daftar kosong menghasilkan 0 / 0 |
[80, "90"] | "8090" dibagi 2 = 4045 | Teks digabung, bukan dijumlah |
[80, 150] | 115 | Nilai di luar rentang 0 sampai 100 diterima |
[80, 85, 86] | 83.66666666666667 | Belum dibulatkan untuk ditampilkan |
Baris kedua cukup mengejutkan. Operator + pada angka dan teks menggabungkan keduanya menjadi teks, sehingga 0 + 80 + "90" menjadi "8090". Data dari formulir HTML selalu berupa teks, jadi kasus ini sangat mungkin terjadi.
Setelah daftar kasus tepi ada, ubah menjadi spesifikasi dan pemeriksaan:
Pemeriksaan ketiga terlihat rumit, tetapi polanya sederhana: jalankan fungsi di dalam try. Kalau tidak ada error, pemeriksaan gagal. Kalau ada error dengan jenis yang benar, pemeriksaan lolos.
Daftar pemeriksaan seperti ini bisa kamu tempel kembali ke AI: "Perbaiki rataRata supaya semua pemeriksaan ini lolos". Inilah agentic engineering dalam skala kecil: tujuan jelas, kriteria terukur, dan kamu yang menilai.
Latihan langsung: pilih levelmu
Deck kelas ini menawarkan tiga level latihan. Pilih yang sesuai, dan tetapkan target hasil yang bisa didemokan di akhir sesi.
| Level | Proyek | Waktu | Langkah | Target |
|---|---|---|---|---|
| 1, Pemula | Landing page pribadi | 30 menit | Gunakan app builder di browser; isi profil, portofolio, dan kontak; publikasikan dan bagikan tautannya | Tautan publik yang bisa dibuka siapa saja |
| 2, Menengah | Aplikasi to-do + login | 60 menit | Gunakan AI code editor; tambahkan login dan database; commit Git di setiap fitur | Data tiap pengguna tersimpan dan terpisah |
| 3, Lanjut | Rilis yang aman | 90 menit | Gunakan agen terminal; tulis tes otomatis dan audit keamanan; deploy dengan pipeline CI | Semua tes lulus dan checklist keamanan terpenuhi |
Untuk level 2, perhatikan targetnya: data tiap pengguna tersimpan dan terpisah. Ini persis risiko "aturan akses terlupa" dari bab sebelumnya. Uji dengan dua akun berbeda dan pastikan akun pertama tidak bisa melihat to-do akun kedua. Untuk level 3, sertakan checklist keamanan dari bab risiko.
Di platform ini, latihan kode dan proyek akhir kelas melatih bagian yang sama dengan level 3 dalam bentuk kecil: kamu menerima kode "buatan AI" yang punya bug dan validasi yang hilang, lalu memperbaikinya sampai semua pemeriksaan lolos.
Rangkuman kelas
Lima hal yang perlu kamu ingat dari seluruh kelas:
- Vibe coding membangun software dengan mendeskripsikan keinginan kepada AI dalam bahasa natural.
- Siklusnya sederhana: deskripsikan, hasilkan, jalankan, arahkan, dalam langkah kecil.
- Tool bisa berganti; kebiasaan baik seperti prompt jelas, konteks kaya, dan Git yang membuatmu unggul.
- Cepat bukan berarti aman: selalu jalankan checklist keamanan sebelum merilis ke publik.
- Masa depan milik mereka yang pandai menentukan apa yang dibangun dan menilai hasilnya.
Semboyan penutup deck merangkum semuanya: Deskripsikan, Bangun, Rilis. Mulailah dari satu prompt hari ini. Daftar referensi lengkap (Karpathy, Collins Dictionary, Veracode, Cloud Security Alliance, Kaspersky, Codegen, dan roadmap.sh) ada di slide referensi jika kamu ingin membaca sumber aslinya.
Rangkuman
- Agentic engineering adalah evolusi vibe coding yang lebih matang: tujuan terstruktur, konteks kaya, tes, dan review.
- Lima skill yang makin bernilai: berpikir produk, arsitektur sistem, review kode dan keamanan, pengujian dan observability, serta mengarahkan agen.
- Kasus tepi seperti daftar kosong, teks yang menyamar jadi angka, dan nilai di luar rentang adalah tempat bug kode AI bersembunyi.
- Pemeriksaan yang jelas bisa dipakai untuk menilai kode sekaligus mengarahkan AI memperbaikinya.
- Pilih level latihan sesuai kemampuan, dan tetapkan target hasil yang bisa didemokan.
Slide 24 sampai 29 dari deck Vibe Coding: Membangun Software Bersama AI dengan Aman. Penjelasan lengkapnya ada di mode Baca.

Selesaikan bab ini
- 1. Baca materi
- 2. Latihan kode (1)
- 3. Kuis (4 soal)
Latihan kode: Tambahkan kasus tepi pada rataRata
Fungsi rataRata buatan AI hanya benar untuk input normal. Perbaiki sesuai spesifikasi:
- daftar kosong mengembalikan
null; - bila ada nilai yang bukan angka (termasuk teks seperti
"90") atau di luar 0 sampai 100, lemparRangeError; - hasil dibulatkan ke 1 angka di belakang koma (pakai
Math.round(x * 10) / 10).
Cek pemahaman
1Apa yang membedakan agentic engineering dari vibe coding?
2Apa hasil `rataRata([80, "90"])`?
function rataRata(nilai) { let total = 0; for (const n of nilai) total += n; return total / nilai.length; }3Target latihan level 2 (to-do + login) adalah data tiap pengguna tersimpan dan terpisah.
4Manakah yang termasuk lima skill yang makin bernilai menurut deck?