Bab 4 dari 6 · 25 menit
Pengambilan Data dan Penyaringan: SELECT dan WHERE
Perintah SELECT merupakan komponen inti dari DQL yang berfungsi mengekstrak dan menampilkan informasi dari basis data. Memahami anatomi klausa SELECT membantumu menyusun query pencarian data yang terstruktur dan cepat.
Anatomi standar dari perintah SELECT meliputi:
SELECT: Menentukan kolom mana saja yang ingin ditampilkan ke hasil akhir.FROM: Menentukan tabel sumber data yang dituju.WHERE: Menentukan filter atau syarat logika penyeleksian baris.ORDER BY: Menentukan aturan pengurutan susunan baris keluaran.
Contoh penulisan query seleksi kolom:
Meskipun SELECT * dapat mengambil seluruh kolom sekaligus, di lingkungan produksi kamu sebaiknya menyebutkan kolom secara eksplisit agar transfer bandwidth jaringan hemat dan performa query optimal.
Klausa WHERE mengevaluasi baris data berdasarkan kriteria logika tertentu menggunakan berbagai operator pendukung:
- Operator perbandingan nilai:
=,<>,<,>,<=,>=. - Operator logika majemuk:
AND,OR,NOT. - Rentang nilai:
BETWEEN batas_bawah AND batas_atas. - Pencocokan daftar nilai:
IN (nilai1, nilai2, ...). - Pencocokan pola string:
LIKE 'pola%', di mana simbol%mewakili sembarang rangkaian karakter. - Pengecekan nilai kosong:
IS NULLatauIS NOT NULL.
Untuk menyusun tampilan data akhir, kamu dapat melengkapinya dengan klausa pengurutan dan pembatasan:
- ORDER BY: Mengatur arah urutan kolom. Nilai default adalah
ASC(menaik), sedangkanDESCdigunakan untuk urutan menurun. - LIMIT: Membatasi total baris hasil yang ditarik, sering dipadukan dengan klausa
OFFSETuntuk mekanisme pagination. - DISTINCT: Menghilangkan data kembar dari daftar hasil keluaran query.
Cek pemahaman
1. Operator manakah yang digunakan untuk membandingkan apakah suatu nilai cocok dengan salah satu nilai di dalam daftar tertentu?
2. Perhatikan query berikut. Apa fungsi dari penulisan DISTINCT pada query tersebut?
SELECT DISTINCT kategori FROM produk;3. Secara default, klausa ORDER BY akan mengurutkan baris data secara descending (menurun).


