Bab 1 dari 8 · 20 menit

Pengantar React Native dan Arsitektur Inti

React Native adalah framework sumber terbuka ciptaan Meta yang memungkinkan kamu membangun aplikasi mobile native untuk platform Android dan iOS menggunakan satu basis kode berbasis JavaScript atau TypeScript. Konsep inti dari teknologi ini adalah menjembatani paradigma pengembangan deklaratif milik React ke komponen antarmuka asli dari sistem operasi target. Saat kamu menulis antarmuka di React Native, komponen tersebut tidak ditaruh di dalam peramban web mini atau WebView, melainkan diterjemahkan langsung menjadi widget antarmuka asli platform, seperti komponen View pada Android dan UIView pada iOS.

Definisi dan Keunggulan React Native

Prinsip kerja React Native dirangkum dalam filosofi "Learn once, write anywhere". Kamu cukup mempelajari pola desain dan alur penulisan komponen React satu kali, lalu memanfaatkan pemahaman tersebut untuk membangun aplikasi di ponsel pintar, tablet, hingga web. Dalam alur kompilasi, kode JavaScript kamu dieksekusi oleh mesin JavaScript berbobot ringan di perangkat, seperti Hermes Engine, yang kemudian menginstruksikan sistem operasi untuk menggambar antarmuka asli yang responsif.

Arsitektur Bridge versus Arsitektur Baru

Sejak peluncuran versi 0.76, React Native beralih ke arsitektur modern yang meniadakan model Bridge konvensional. Pada arsitektur lama, seluruh komunikasi antara thread JavaScript dan thread Native UI harus melewati jembatan serialisasi JSON yang berjalan asinkron, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan saat menangani animasi cepat atau daftar data yang sangat panjang. Arsitektur baru menghadirkan JavaScript Interface (JSI), yang memungkinkan kode JavaScript memanggil fungsi bahasa C++ dan fungsi natif secara langsung dan sinkron. Bersama JSI, arsitektur ini memadukan TurboModules untuk memuat pustaka natif sesuai kebutuhan, Fabric Renderer untuk mempercepat proses perenderan antarmuka, serta integrasi bawaan Hermes Engine guna memangkas durasi start-up aplikasi.

Dibandingkan dengan pendekatan native murni yang menuntut dua tim terpisah dengan bahasa Swift dan Kotlin, React Native memberikan efisiensi biaya dan waktu peluncuran produk tanpa mengorbankan pengalaman pengguna. Fleksibilitas ini menjadikannya pilihan utama bagi perusahaan teknologi global terkemuka.

Cek pemahaman

  1. 1. Komponen asli apa yang dihasilkan di sistem operasi Android saat kamu menggunakan tag <View> di React Native?

  2. 2. Teknologi JavaScript Interface (JSI) pada arsitektur baru React Native masih memerlukan serialisasi pesan JSON asinkron.

  3. 3. Mesin JavaScript bawaan yang dioptimalkan untuk mengurangi durasi start-up aplikasi React Native adalah: